SEPUTAR TIMNAS INDONESIA Pelatih Timnas Indonesia John Herdman belum lama ini buka-bukaan membahas tantangan yang dihadapi sebagai pelatih Timnas Indonesia.
Sebagaimana diketahui, pria asal Inggris itu baru dipekerjakan oleh PSSI pada Januari 2026 untuk menjadi pengganti Patrick Kluivert.
Arsitek sebelumnya cabut bersama jajarannya pada 16 Oktober 2025 lewat mekanisme mutual termination, tak lama setelah kegagalan membawa skuad Garuda lolos Piala Dunia 2026.
Kehadiran John Herdman diharapkan dapat mengobati lara masa lalu, mengingat dia datang dengan rekor gemilang dari peran sebelumnya. Pelatih berusia 50 tahun itu pernah mengukir sejarah penting dengan mengakhiri penantian 36 tahun Timnas Kanada lolos ke Piala Dunia 2022.
Adapun di Timnas Indonesia, Herdman telah dinanti beberapa tugas penting. Salah satunya ialah mengantar skuad Garuda tampil di FIFA Series, Maret ini, kemudian mencoba peruntungan memperebutkan trofi ASEAN Championship 2026 yang bergulir mulai 24 Juli-26 Agustus.
Pengakuan John Herdman
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5471154/original/029606400_1768278779-3.jpg)
Bicara dalam situs ASEAN United FC, John Herdman pun terang-terangan mengungkap ada faktor dalam perannya di Timnas Indonesia yang bisa menjadi tantangan layaknya ‘pisau bermata dua’.
Hal tersebut ialah ekspektasi dan dukungan dari publik sebab kehadirannya dapat menjadi anugerah sekaligus kutukan di tengah upaya mengembangkan skuad Garuda.
“Di balik itu semua, ada semangat para penggemar. Jadi kami tidak berjuang melawan apa pun, (melainkan) benar-benar memiliki sesuatu yang mendukung kami,” kata Herdman dalam ASEAN United FC.
“Itu bisa menjadi anugerah dan kutukan. Bisa disebut kutukan karena ada begitu banyak eksekptasi, sementara kami belum berhak untuk memiliki ekspektasi itu,”
Misi John Herdman
:strip_icc():watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,540,20,0)/kly-media-production/medias/5471180/original/061433500_1768279609-20260113BL_Pengenalan_Pelatih_Baru_Timnas_Indonesia__John_Herdman_13.jpg)
Untuk diketahui, John Herdman sebelumnya diklaim mendapat kontrak berskema 2+2 tahun dari PSSI. Artinya, pria asal Inggris itu terikat kesepakatan selama dua tahun dengan opsi perpanjangan untuk dua tahun lagi.
Herdman pun terang-terangan mengungkap misinya selama bertugas di skuad Garuda. Dia ingin mengantar Indonesia lolos Piala Dunia dalam empat tahun ke depan.
“Saya kira kita berada di ambang melakukan sesuatu, yang dapat membangun kepercayaan, rasa hormat terhadap diri kita sebagai sebuah bangsa, dan kemudian membangun harapan nyata untuk lolos ke Piala Dunia,” kata Herdman lagi.
“Itulah misi kta selama empat tahun ke depan,” tandas pelatih asal Inggris, dilansir dari situs ASEAN United FC.
Sudah Blusukan di Dalam dan Luar Negeri
Jelang tugas pertamanya di Timnas Indonesia, John Herdman beberapa kali telah melakukan blusukan dengan menyambangi pertandingan dan latihan klub-klub BRI Super League sebagai upaya memantau para pemain potensial untuk skuad Garuda.
Kemudian belum lama ini, pelatih asal Inggris juga turut mengunjungi beberapa pemain tim nasional yang berkarier di Benua Biru, mulai dari Kevin Diks (Borussia Monchengladbach), Dean James (Go Ahead Eagles), hingga Jay Idzes (Sassuolo).





